Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian, Dalam Momentum Tahun Baru Islam 1448.H, Baraya Sunda Korwil Angsana Gelar Santunan Anak Yatim

Desa Karang Indah, Tanah Bumbu – 30 Juni 2026 – Lintasdesa.com – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Baraya Sunda Tanah Bumbu Korwil Angsana menggelar kegiatan sosial berbagi kasih sekaligus santunan bagi anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Acara berlangsung lancar, khidmat, dan dihadiri sekitar 80 orang dari berbagai unsur masyarakat tanpa memandang asal suku dan latar belakang.
Baraya Sunda Tanah Bumbu merupakan wadah persatuan warga perantau asal Jawa Barat yang kini memiliki lebih kurang 3.000 kepala keluarga tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Dana pelaksanaan kegiatan ini bersumber dari iuran bersama / gotong royong anggota serta dukungan bantuan dari Pemerintah Desa Karang Indah, menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian kolektif.
Ketua Korwil, Mumuh, menyampaikan rasa syukur mendalam. “Alhamdulillah, acara ini berjalan tertib dan meriah. Hadir bukan hanya warga Sunda, melainkan juga dari suku Jawa, Banjar, dan lainnya—membuktikan persaudaraan melampaui batas asal daerah. Kegiatan ini istimewa karena untuk pertama kalinya diselenggarakan secara mandiri; sebelumnya selalu digabungkan secara bergiliran dengan pemerintah desa. Kali ini kami mampu berdiri sendiri dan menyalurkan bantuan kepada 13 anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Suasana semakin khidmat dengan penampilan tim Hadroh dari Mushola Al Ikhlas yang dimotori oleh Ustadz Haris. Turut hadir: Pembina Baraya Sunda Korwil Angsana, Kepala Desa Karang Indah Bapak Sudianto beserta staf, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.
Dalam sambutannya, Pembina Baraya Sunda menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan bernilai ibadah ini. Sementara itu, Kepala Desa Karang Indah menyampaikan apresiasi tinggi: “Kami sangat mendukung. Kapan pun Baraya Sunda mengadakan kegiatan, silakan gunakan seluruh fasilitas desa yang tersedia.”
Acara dilanjutkan dengan tausiyah penuh makna oleh Ustadz Kurnia Alam, sesama warga asal Sunda, yang mengingatkan pentingnya silih asih, berbagi, dan menyayangi anak yatim sebagai amalan yang dicintai Allah SWT. Puncaknya adalah penyerahan santunan secara simbolis kepada ke-13 “Anak-Anak Langit” tersebut.
Ketua Panitia, Wawan, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. “Semoga bantuan ini meringankan beban mereka dan menjadi awal program sosial yang berkelanjutan,” pungkasnya.
*)Kontributor LD Kalsel
