Sinergi FORMADES dan POSBAKUM Aisyiyah Magelang, Perkuat Kopdes Lewat Pendampingan dan Jejaring

Lintasdesa.com, Magelang – Upaya membangun desa yang mandiri dan berdaya terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

Forum Membangun Desa (FORMADES) Kabupaten Magelang bersama KDKMP Ketundan, Pemerintah Desa Ketundan, dan POSBAKUM Aisyiyah PDM Kabupaten Magelang menggelar pertemuan strategis pada Jumat (13/3/2026) yang lalu di Balai Desa Ketundan, Kecamatan Pakis.

Mengusung tema “Muda Berkarya, Desa Berdaya”, kegiatan ini menjadi ruang temu berbagai elemen untuk merajut sinergi, memperkuat komitmen bersama, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam pengembangan koperasi desa sebagai pilar ekonomi masyarakat.

Peran Strategis Pendampingan Hukum

Dalam forum tersebut, POSBAKUM Aisyiyah yang diwakili oleh Heniyatun menegaskan pentingnya kehadiran pendampingan hukum dalam setiap proses pembangunan ekonomi desa.

Ia menyampaikan bahwa koperasi desa tidak cukup hanya tumbuh secara usaha, tetapi juga harus kokoh secara legalitas dan tata kelola.

“Pendampingan hukum ini bukan sekadar respons ketika terjadi masalah, tetapi menjadi bagian dari proses sejak awal agar koperasi desa berjalan tertib, transparan, dan terlindungi secara hukum. Kami ingin memastikan setiap langkah usaha anggota berada dalam koridor yang benar,” ujar Heniyatun.

Ia juga menambahkan bahwa POSBAKUM hadir tidak hanya sebagai pendamping dalam proses hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis yang membantu menjaga aset koperasi, memediasi kerja sama dengan pihak ketiga, serta memberikan edukasi hukum secara berkelanjutan kepada pengurus dan anggota.

FORMADES Dorong Jejaring dan Ekspansi Desa

Sementara itu, FORMADES Kabupaten Magelang yang diwakili oleh Mukrim menekankan bahwa kekuatan desa hari ini terletak pada kemampuannya membangun jejaring dan kolaborasi.

“Kami percaya desa tidak bisa berjalan sendiri. Ketika informasi saling dibuka, pasar diperluas, dan kerja sama dibangun dengan berbagai pihak, maka desa akan tumbuh lebih cepat dan kuat. Inilah semangat yang ingin kami dorong melalui FORMADES,” ungkap Mukrim.

Ia menegaskan bahwa FORMADES akan terus mendorong pertukaran informasi yang relevan antar desa, membuka akses pasar bagi produk dan jasa lokal, serta memperkuat kolaborasi dengan pihak ketiga sebagai langkah strategis menuju kemandirian desa.

Menuju Desa Mandiri dan Berdaya Saing

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting dalam menyatukan kekuatan antara pendampingan hukum dan pengembangan ekonomi desa.

Sinergi yang terbangun diharapkan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi berlanjut dalam kerja nyata yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Dengan semangat “Muda Berkarya, Desa Berdaya”, seluruh pihak berkomitmen untuk mendorong lahirnya desa-desa yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga kuat secara hukum, transparan dalam tata kelola, dan mampu bersaing di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang.(Toni)